Ketahanan Nasional pada Pengaruh Aspek Ekonomi

1. Perekonomian Secara Umum    

          Kehidupan manusia tidaklah pernah lepas dari kata ekonomi. Baik itu untuk dirinya, keluarganya, bahkan orang lain sekalipun. Tapi, banyak sekali orang yang berpikiran bahwa obrolan ekonomi hanya seputaran tentang uang, uang, dan uang. Padahal dalam kenyataan yang dialami semua orang, uang bukanlah satu-satunya obrolan mengenai ekonomi. Contoh lain yang berkaitan dengan ekonomi yang paling dekat saja misalnya pelaku ekonomi itu sendiri yaitu anda atau kita perorangan. Bagaimanakah sifat kita sebagai pelaku ekonomi ? Apa yang menyebabkan seorang manusia melakukan transaksi ? Pertanyaan-pertanyaan seperti diatas akan terjawab dari satu jenis materi yaitu ilmu ekonomi.
Menurut penulis, ilmu ekonomi adalah ilmu pengetahuan yang mempelajari tentang bagaimana perilaku seorang manusia sebagai makhluk yang serba terbatas untuk berusaha memenuhi kebutuhan hidup dan keinginan yang tidak terbatas. Tidak terbatasnya keinginan membuat manusia harus bisa memilih mana yang akan dilakukan untuk kehidupan yang lebih baik. Keputusan untuk memilih inilah yang sering kali menimbulkan banyak keraguan sebab disetiap pilihan yang diambil harus ada pertimbangan-pertimbangan tertentu. Perilaku dalam memilih seperti inilah yang harus dipelajari manusia.
          Kelangkaan (Scarcity). Keterbatasan kita sebagai manusia menyebabkan hal-hal yang ada terasa langka. Kelangkaan mencakup kuantitas, kualitas, tempat, dan waktu. Sesuatu tidak akan langka kalau jumlah (kuantitas) yang tersedia sesuai dengan kebutuhan, berkualitas baik, tersedia dimana saja (disetiap tempat) dan kapan saja dibutuhkan (waktu).
          Pilihan-pilihan (Choices). Manusia tidak pernah merasa puas dengan semua yang telah mereka miliki. Apabila keinginan sebelumnya sudah terpenuhi, maka keinginan yang lain akan muncul. Terbatasnya sumber daya yang tersedia dibandingkan dengan kebutuhan atau keinginan, menyebabkan manusia harus menentukan pilihan-pilihan yang bersifat individu maupun kolektif. Ada juga pilihan yang sangat kompleks (sulit). Misalnya, mana yang didahulukan antara sekolah yang tinggi atau cepat-cepat bekerja. 
          Biaya Kesempatan (Opportunity Cost). Ilmu ekonomi memandang manusia sebagai makhluk rasional. Pilihan yang dibuatnya berdasarkan pertimbangan untung rugi, dengan membandingkan biaya yang harus dikeluarkan dan hasil yang akan diperoleh. Biaya yang dimaksudkan dalam konsep ilmu ekonomi (economic cost) berbeda dengan konsep biaya akuntansi (accounting cost).
Bagi seorang akuntan, biaya adalah total uang yang dikeluarkan untuk memperoleh atau menghasilkan sesuatu. Ekonom melihat dari sudut pandang yang lebih luas, yaitu alternatif penggunaan uang sebesar jumlah yang ada untuk membeli suatu barang. Alternatif yang lebih umum adalah menyimpannya dalam deposito berjangka. Dengan bunga yang ada, nantinya diakhir tahun uang yang didepositokan akan bertambah sesuai dengan bunga yang telah disepakati sebelumnya.
Konsep ini adalah biaya kesempatan (opportunity cost), yaitu kesempatan yang hilang karena kita telah memilih alternatif lain.
Jadi, bisa diambil kesimpulan bahwa ilmu ekonomi adalah ilmu yang mempelajari perilaku manusia dalam menentukan pilihannya. Secara rinci, ilmu ekonomi adalah ilmu yang mempelajari perilaku individu dan masyarakat dalam menentukan pilihan untuk menggunakan sumber daya-sumber daya yang langka (dengan dan tanpa uang), dalam upaya meningkatkan kualitas hidupnya. (Prathama Rahardja dan Mandala Manurung, 2002: Pengantar Ilmu Ekonomi). (Evelyne Fadilatun Nadira Piliang)

2. Perekonomian di indonesia

Ekonomi indonesia saat ini optimis pertumbuhan ekonomi yang meningkat.dengan pertumbuhan dan pendapatan nasional yang semakin meningkat kita dapat melihat perkembangan dan kemajuan kita pada negara lain. dengan pendapatan nasional per tahun indonesia mampu memberikan kemajuan.ekonomi makro yang sangat berpengaruh dalam pertumbuhan ekonomi saat ini.salah satu pertumbuhan ekonomi itu dapat dilihat dengan permintaan domestik masih akan menjadi penopang utama kinerja perekonomian. Selain itu, ekspor dan impor, serta investasi.

Di lihat dari sedikit perekonomian makro dibidang perbankan ini dapat kita rasakan pertumbuhan ekonomi itu meningkat.Bank Indonesia (BI) memperkirakan pertumbuhan ekonomi sepanjang triwulan I-2011 masih akan tumbuh tinggi, yakni di kisaran 6,4 persen. Sehingga, sepanjang tahun ini, perekonomian Indonesia diproyeksikan tumbuh di kisaran 6-6,5 persen.
Gubernur Bank Indonesia Darmin Nasution mengungkapkan hal itu dalam rapat kerja dengan Komisi XI (membidangi keuangan dan perbankan) DPR, Senin (14/2). “Prospek perekonomian ke depan akan terus membaik dan diperkirakan akan lebih tinggi,” kata Darmin.

Dia mengatakan, permintaan domestik masih akan menjadi penopang utama kinerja perekonomian. Selain itu, ekspor dan impor, serta investasi, juga akan tumbuh pesat. Ia menambahkan, Indonesia sudah melalui tantangan yang di 2010. Dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup baik di tahun lalu, yakni 6,1 persen, akan mempermudah mencapai target pertumbuhan di 2011. Meski demikian, inflasi tinggi masih akan menjadi tantangan serius di tahun ini.

Kondisi Perekonomian Indonesia Dilihat dari PDB

Pendapat Domestik Bruto (PDB) Indonesia saat ini menempati urutan ke-18 dari 20 negara yang mempunyai PDB terbesar di dunia. Hanya ada 5 negara Asia yang masuk ke dalam daftar yang dikeluarkan oleh Bank Dunia. Kelima negara Asia tersebut adalah Jepang (urutan ke-2), Cina (urutan ke-3), India (urutan ke-11), Korea Selatan (urutan ke-15).

Indonesia yang kini mempunyai PDB US$700 miliar, boleh saja bangga. Apalagi, dengan pendapatan perkapita yang mencapai US$3000 per tahun menempatkan Indonesia di urutan ke-15 negara-negara dengan pendapatan perkapita yang besar.

3. Ketahanan pada Aspek Ekonomi

Perekonomian adalah salah satu aspek kehidupan nasional yang berkaitan dengan pemenuhan
kebutuhan masyarakat,yang meliputi produksi,distribusi,serta konsumsi barang dan jasa dan
dengan usaha-usaha untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat.
Ketahanan ekonomi diartikan sebagai kondisi dinamis kehidupan perekonomian bengsa yang
berisi keuletan dan ketangguhan kekuatan nasional dalam menghadapi serta segala tantangan,
ancaman,hambatan,serta gangguan yang datang dari luar maupun dari dalam secara
langsung maupun tidak langsung untuk menjamin kelangsungan hidup politik bangsa dan
negara RI berdasarkan Pancasila dan UUD1945.
Pembangunan ekonomi diarahkan pada mantapnya ketahanan ekonomi melalui iklim usaha
yang sehat serta pemanfaatan ilmu pengetahuan dan teknologi,tersedianya barang dan jasa,
terpeliharanya fungsi lingkungan hidup serta meningkatnya daya saing dalam lingkup per
ekonomian global.
3.1 Pencapaian tingkat ketahanan ekonomi yang diinginkan memerlukan pembinaan berbagai
hal,yaitu antara lain :
1. Sistem ekonomi Indonesia diarahkan untuk dapat mewujudkan kemakmuran dan kesejah
teraan yang adil dan merata di seluruh wilayah nusantara melalui ekonomi kerakyatan
serta untuk menjamin kesinambungan pembangunan nasional dan kelangsungan hidup
bangsa dan negara berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.
2. Ekonomi kerakyatan harus menghindarkan :
a. Sistem free fight liberalsm yang hanya menguntungkan pelaku ekonomi kuat dan tidak
memungkinkan berkembangnya ekonomi kerakyatan.
b. Sistem etatisme,dalam arti negara beserta aparatur ekonomi negara bersifat dominan
serta mendesak dan mematikan potensi dan daya kreasi unit-unit ekonomi di luar sektor
negara.
c. pemusatan kekuatan ekonomi pada satu kelompok dalam bentuk monopoli yang meugi
kan masyarakat dan bertentangan dengan cita-cita keadilan sosial.
3. Struktur ekonomi dimantapkan secara seimbang dan saling menguntungkan dalam kesela
rasan dan keterpaduan antara sektor pertanian dan perindustrian serta jasa.
4. Pembangunan ekonomi yang merupakan usaha bersama atas dasr asa kekeluargaan diba
wah pengawasan anggota masyarakat,memotivasi dan mendorong peran serta masyarakat
secara aktif.
5. Pemerataan pembangunan dan pemanfaatan hasi-hasilnya senantiasa dilaksanakan dengan
memperhatikan keseimbangan dan keserasian pembangunan antarwilayah dan antarsektor.
6. Kemampuan bersaing harus ditumbuhkan secara sehat dan dinamis untuk mempertahan
kan serta meningkatkan eksistensi dan kemandirian perekonomian nasional.

4. Berikan pendapat tentang kenaikan bbm yang di usulkan oleh pemerintah apakah sudah sesuai.

Menurut pendapat saya tentang pemerintah menaikan harga bbm itu belom  cukup sesuai dikarenakan kenaikan harga bbm pas menjelang bulan puasa. Dengan naiknya harga bbm akan berdampak banyak pada kenaikan bahan kebutuhan lainya.

sumber : caturdj.wordpress.com

             www.siperos.info

             zuhdiachmad.blogspot.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s